Mempertahankan kesegaran ikan merupakan faktor utama yang harus
mendapatkan perhatian pada hasil-hasil perikanan sebelum dikonsumsi. Hal
ini lebih disebabkan karena ikan merupakan salah satu sumber bahan
pangan yang banyak mengandung protein yang sangat dibutuhkan oleh
manusia karena selain lebih mudah dicerna juga mengandung asam amino
dengan pola yang hampir sama dengan pola asam amino yang terdapat di
dalam tubuh manusia. Sebagian besar ikan termasuk ke dalam kelompok
komoditi yang memiliki kandungan lemak rendah dan protein tinggi.
Komposisi kimia ikan yaitu mengandung kadar air 78-83%, protein 15-20%,
lemak 1-4%, dan mineral lainnya sebanyak 1-1,3% (Okada, 1990).
Kebutuhan manusia akan protein hewani sangat bervariasi, tergantung pada umur, jenis kelamin, dan aktivitas yang dilakukan.
Bagi tubuh manusia, daging ikan mempunyai beberapa fungsi, diantaranya, yaitu:
- Menjadi sumber energi yang sangat dibutuhkan dalam menunjang aktivitas kehidupan sehari-hari
- Membantu pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh
- Mempertinggi daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit dan juga memperlancar proses-proses fisiologis di dalam tubuh.
Melalui
buku ajar ini diharapkan dapat mempermudah mahasiswa Teknologi Hasil
Perikanan dalam mempelajari materi penanganan hasil perikanan serta
untuk menambah wawasan mahasiswa dalam pengetahuannya mengenai teknologi
penanganan terhadap hasil-hasil perikanan sejak penangkapan di atas
kapal atau panen dari tambak hingga penanganan pada saat
mengkonsumsinya. Disamping itu mahasiswa juga dapat memahami pentingnya
proses penanganan pada hasil-hasil perikanan karena dalam buku ajar ini
diinformasikan juga teori kemunduran atau kerusakan mutu ikan segera
setelah mati.